Menu Utama

*Tentang Lam Serantau
* Visi dan Misi
* Berita Terbaru
* Opini
* Photo Gallery
* Agenda Kegiatan
* Kerja Sama
* Arsip Berita
* Daftar Buku Terbaru
* Press Release
* Hubungi Kami

LAMS SHOP

* Daftar Buku Terbaru
* Pemesanan
* Cara Pembayaran
* Pembayaran
* Katalog Buku
* Kios Buku LAMS

TOKOH MELAYU

Photobucket
H Morkes Effendi, SPd.MH

Syair Pantun

Zaman sekarang zaman menyalah
bila berkuasa memakan yang lemah
bila berharta bertambah serakah
bila berilmu memecah belah

Zaman sekarang banyak yang gila
ada yang gila memburu harta
ada yang gila memburu kuasa
ada yang gila karena teraniaya

Zaman sekarang banyak yang jatuh
ada yang jatuh karena bodoh
ada yang jatuh karena tidak bersyukur
ada yang jatuh karena di suruh

Zaman sekarang zaman pedagang
karena kuasa ia yang pegang
telunjuknya laku,jangan di bangkang
setiap patah tunduk oleh setiap orang



Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates

Susunan Kepengurusan PDF Print E-mail
Written by admin   
Monday, 11 August 2008 22:13

UNDER CONSTRUCTIONS
---------------------------------------

Jum‘at, 29 Mei 2009 merupakan hari yang sangat  bersejarah bagi masyarakat Melayu dunia. Hari itu, bertempat di Rumah  Adat  Melayu Ketapang, dilangsungkan pendeklarasian dan pelantikan pengurus Lembaga  Adat Melayu Serantau (LAMS). LAMS ditubuhkan sebagai jembatan antara puak-puak  Melayu sedunia. Selama ini, Melayu terkotak-kotak dalam administrasi pemerintahan  dan kepentingan politik yang berbeda-beda, sehingga potensi Melayu yang sangat  besar, baik yang berwujud benda maupun non-benda ,  belum terkelola dengan baik untuk kejayaan Melayu. Akibatnya, masyarakat Melayu  baik secara ekonomi, politik, maupun budaya selalu terpuruk dan  termarjinalkan.

Pendeklarasian LAMS, sebagaimana diungkapkan  Sekretaris Jendral LAMS, H  Morkes Effendi, S.Pd., MH. dalam sambutannya, bukan  sekedar tempat berkumpulnya puak-puak Melayu sedunia, tetapi menjadi pendorong  munculnya kesadaran untuk bersama-sama membangun dan mengembalikan kejayaan  tamadun Melayu.

Sejarah pembentukan LAMS berawal dari “Dialog  Borneo” di Miri Serawak Malaysia, tahun 1986. Dialog tersebut melahirkan ide pembentukan  Lembaga Adat Melayu (LAM). Selanjutnya, ide pembentukan Lembaga Adat Melayu  kembali mengemuka dalam Simposium Dunia Melayu di Syah Alam Malaysia, 23-26  September 1996, yang dihadiri oleh para sejarawan, sastrawan, dan tokoh-tokoh  dunia Melayu, seperti Prof. Dr. Iskandar Alisjahbana (Rektor ITB), H. Mawardi  Rivai (Budayawan Kalimantan Barat), Prof. Dr. H. T. A. Ridwan (Budayawan  Medan), H. Tengku Lukman Sinar Basarsyah II, SH. (Sejarawan Medan), Dr. Yusmar  Yusuf (Ketua Pengembangan Bahasa dan Kebudayaan Riau), Drs. H. Ahmad Samin  Siregar (Dekan Universitas Sumatra Utara), Louis Rajaonera (Penasehat PM  Madagaskar), Dr. Cristian Ranaivoson (Dokter University Madagaskar), Al Haj Lt.  Ak. Doray (Setia Usaha Sri Langka United Malay), Dr. Po Dharma (Ahli Sejarah  Cham), Dr. Mohamed-Sheriff Jaldeen (Maboli Malay Association), Mboara  Andrianarimanana (Majalah Feony Melina Madagaskar), TE. Sagara Amit (Sri Langka  Malay Association), Dr. Hasan Madmara (Universiti Prinee Songkhla Pattani), Den  Tohmeena (Penasehat Kementerian Pengangkutan Pattani), Tasneen Kalam (Setia  Usaha Kehormatan Kebudayaan Melayu Afrika Selatan), Abraham Rohim (Jurutera  Antarbangsa di California USA), M. Saheed Preena (Pemimpin Masyarakat Melayu  Canada), H. Akli Laurie C.D (Presiden Islam Katanning Australia), H. Muhammad  Nor Hassan <span style="">&nbsp;</span>(Presiden Persatuan Melayu  Perth Australia), Dr. Ba Trung Phu (Ketua Museum Sejarah Ho Chi Minh Vietnam),  Othman Hassan (Pengarah Melayu Kampucea), dan Prof. Dr. Dato Tan Sri Ismail  Hussein (Sekretariat Antar Bangsa Malaysia).

Last Updated on Tuesday, 10 November 2009 08:23
 

Resensi Buku

Website Afiliasi

LAMS Shout Box