|
Written by admin
|
|
Saturday, 27 February 2010 03:07 |
|
 MEI MEI: Meramaikan perayaan Cap Go Meh di Kalbar, MABT Sambas mengirimkan dua mei mei. Usai audiensi dua mei mei foto bersama bupati. TORIQ/PONTIANAK POST
MABT Sambas Kirim Koko dan Mei Mei SAMBAS--Majelis Adat Budaya Tionghoa Sambas mengirimkan koko dan mei mei pada perayaan Cap Go Meh di Provinsi Kalimantan Barat. Ketua MABT Sambas Jonosen didampingi sekretaris Sudarwin kemarin mengatakan, duta pemuda Tionghoa ini siap mempromosikan budaya dan pariwisata daerah pada ajang pemilihan nantinya.
“Koko dan mei mei yang kami kirim tidak ditargetkan menang. Namun, kami berusaha berpartisipasi dan memperkenalkan, bahwa pemuda-pemudi Tionghoa Sambas mempunyai kemampuan yang sama dengan daerah lain,” katanya.Ia menyebutkan dari segi penguasaan bahasa Mandarin dan Indonesia serta pengetahuan umum mereka yang ikut lumayan baik. Menurutnya, tentu saja nanti penilaian juri yang memutuskan keberhasilan mereka. “Saya berharap ke depan lebih banyak lagi yang mempunyai keberanian untuk ikut,” harap Jonosen.
Sudarwin menambahkan, pemerintah daerah sangat mendukung partisipasi Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) pada perayaan Cap Go Meh tingkat provinsi. Menurutnya, ini merupakan bentuk partisipasi daerah menyukseskan visit Kalbar 2010. “Mudah-mudahan duta yang kami kirim membawa hasil terbaik. Sehingga nama Kabupaten Sambas bisa berkibar di provinsi,” katanya.
Bupati Sambas Burhanuddin A Rasyid mengharapkan kepada koko dan mei mei yang ikut pemilihan menjaga nama baik daerah. Ia mengatakan jadilah duta daerah yang baik. “Semoga saja, promosi budaya dan pariwisata daerah bisa dilakukan oleh duta pemuda-pemudi Tionghoa yang ikut pemilihan koko dan mei mei,” harapnya.Dua mei mei yang akan ikut pemilihan Rosanna dan Sofi telah mempersiapkan diri untuk pemilihan. Menurut keduanya, ajang pemilihan seperti ini baru pertama kali diikuti. “Kami sangat mengharapkan dukungan semua pihak, sehingga kami bisa memberikan yang terbaik bagi daerah. Mudah-mudahan saja kami bisa mengharumkan nama Sambas,” tutur kedua amoy ini. (riq)
|