|
SERU: Lomba Perahu Naga yang digelar akhir Juli 2009 di Penang berlangsung seru. Sejumlah tim dayung dari berbagai negara berlaga untuk mengukir prestasi. ISTIMEWA/Abdi Nurkami
Abdi: Bentuk Apresiai Olahraga Dayung
PONTIANAK — Sehari setelah pelaksanaan Lomba Sampan Nusantara (LSN), 20 Desember, yang digelar di Muare Ulakan Sambas, Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) langsung diminta mengirim tim dayung untuk mengikuti tiga event dayung bertaraf internasional. Event berlangsung di tiga tempat yakni Putra Jaya Dragon Boat, 18 — 20 Juni 2010 di Kuala Lumpur; Sabah Dragon Boat, 19 — 20 Juni 2010, di Kinabalu; dan Penang Dragon Boat, Juli 2010.
Di event Putra Jaya Dragon Boat, kelas yang dipertandingkan adalah 12 dan 22 pendayung. Sedangkan dalam Sabah Dragon Boat dan Penang Dragon Boat, kelas yang diperlombakan hanya untuk 22 pendayung. Karena waktu pelaksanaannya hampir bersamaan, maka dalam waktu dekat ini LAMS akan melakukan seleksi. “Seleksi ini penting demi mencari duta-duta terbaik bangsa yang nantinya berlaga di pentas internasional,” kata Sekretaris Eksekutif LAMS Dato Petinggi Abdi Nurkamil Mawardi kepada Pontianak Post, Selasa (22/12) kemarin.
Diterimanya undangan untuk mengikuti dua event lomba perahu naga berskala internasional itu menurut Abdi merupakan sebuah bentuk apresiasi yang tinggi, dari negara-negara Melayu Serantau, terhadap perkembangan olahraga dayung di tanah air. Saat ini, masyarakat luar negeri telah mengakui ketangguhan tim dayung Indonesia, khususnya dari Kalimantan Barat. Pengakuan ini diungkapkan secara terbuka oleh perwakilan Tim Dayung Brunei Darussalam, sesaat setelah LSN’09 resmi di tutup Wakil Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi, Minggu (20/12) lalu.
Kepada seluruh tamu dan undangan yang hadir, manajer tim dayung Brunei Darussalam menyatakan siap mengirim lebih banyak lagi tim dayung dan suporter pada pelaksanaan LSN berikutnya. Janji yang sama juga disampaikan perwakilan tim dayung dari Malaysia, Siak Sri Indrapura, serta Jakarta . “Besarnya apresiasi dari para peserta dari dalam dan luar negeri ini secara tidak langsung membuktikan bahwa LSN’09 merupakan barometer bagi kemajuan olahraga dayung di tanah air,” imbuh Abdi.
Kepada seluruh panitia, peserta dari dalam dan luar negeri, serta segenap pihak-pihak yang terlibat secara langsung mapun tidak langsung dalam suksesnya LSN’09, atas nama seluruh panitia LSN’09 dan pengurus LAMS, Abdi menghaturkankan terimakasihnya. “Berkat dukungan moril serta materiil yang mereka berikan, Alhamdulillah LSN’09 dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.(go)
|