Menu Utama
*Tentang Lam Serantau
* Visi dan Misi
* Berita Terbaru
* Opini
* Photo Gallery
* Agenda Kegiatan
* Kerja Sama
* Arsip Berita
* Daftar Buku Terbaru
* Press Release 
* Hubungi Kami
LAMS SHOP
* Daftar Buku Terbaru
* Pemesanan
* Cara Pembayaran
* Pembayaran
* Katalog Buku
* Kios Buku LAMS
Syair Pantun
Zaman sekarang zaman menyalah
bila berkuasa memakan yang lemah
bila berharta bertambah serakah
bila berilmu memecah belah
Zaman sekarang banyak yang gila
ada yang gila memburu harta
ada yang gila memburu kuasa
ada yang gila karena teraniaya
Zaman sekarang banyak yang jatuh
ada yang jatuh karena bodoh
ada yang jatuh karena tidak bersyukur
ada yang jatuh karena di suruh
Zaman sekarang zaman pedagang
karena kuasa ia yang pegang
telunjuknya laku,jangan di bangkang
setiap patah tunduk oleh setiap orang
| LAMS Internasionalkan Olahraga Tradisional |
|
|
|
| Written by admin |
| Tuesday, 22 December 2009 06:44 |
|
Lomba Sampan Nusantara, 20 Desember 2009
Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) sukses menginternasionalkan olahraga tradisional, lomba sampan bidar. Kerja nyata dalam melestarikan khasanah budaya Melayu ini diwujudkan dalam pelaksanaan Lomba Sampan Nusantara (LSN) ke-II, 20 Desember 2009, di Muare Ulakan, Kabupaten Sambas. Seluruh masyarakat tumpah ruah, memadati tepian Sungai Sambas guna menyaksikan secara langsung LSN’09 ke-II.
LSN’09 ke-II diikuti oleh 40-an tim dayung dari dalam dan luar negeri. Meski komptesi terjadi secara ketat, namun seluruh tim berlomba dengan sangat sportif. Setelah berjuang untuk menjadi yang terbaik, akhirnya Tim Dayung Sambas 3 (Kijang Berantai Sambas) berhasil keluar sebagai juara umum LSN’09 ke-II. Dengan demikian, Tim Dayung Sambas 3 berhak meraih Piala Bergilir LAMS. Dikelas pelancongan, juara pertama di raih oleh Tim Dayung Puteri Sentubung dari Kuching, Malaysia. Juara kedua ditempati Tim Dayung Lembayu Nusantara dari Kuching, Malaysia. Dan juara ketiga di sandang oleh Tim Dayung Brunai Darussalam 1. Total hadiah yang disediakan dalam pelaksanaan ini adalah Rp 55 juta. Sekretaris Jenderal LAMS, Dato Sri Petinggi Kyai Mangku Negeri H Morkes Effendi, SPd.MH dalam sambutan pembukaan LSN’09 ke-II mengatakan LAMS merupakan agian dari rantai kesetaraan dalam hegemoni nilai-nilai demokratis, nasionalis dan religius. Perinsip dasar itu tentunya selaras dengan motto LAMS, yakni “Kembangkan Budaya, Lestarikan Tradisi dan Jelajahi Nusantara”. Petuah Melayu lama mengatakan: “Supaya Melayu tetap terbilang, Tunjuk dan ajar wajib di sandang, Petuah amanah wajib dipegang, Adat lembaga wajib dikenang”.
|
| Last Updated on Wednesday, 23 December 2009 01:59 |







