|
Written by admin
|
|
Monday, 09 August 2010 04:29 |
|
 DIABADIKAN: Tokoh-tokoh Melayu, tokoh MABT dan tim redaksi Warkah Marwah diabadikan usai kegiataan peluncuran perdana buletin Warkah Marwah.
Peluncuran Perdana Buletin Warkah Marwah Mengangkat Harkat & Martabat Melayu
PONTIANAK--Arus Globalisasi saat ini membuat banyak masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Barat lupa dengan seni dan kebudayaan nusantara, seperti Budaya Melayu. Persoalan paling utama adalah karena lemahnya ukhuwah atau rasa persatuan, sehingga rasa memiliki budaya melayu itu luntur akibat budaya luar yang semakin hari kian mengubah sendi-sendi kehidupan masyarakat. Mulai dari gaya berbusana, gaya hidup, budi pekerti, kesenian dan sendi-sendi lainnya. Padahal asal mula bahasa Indonesia yang sampai saat ini digunakan berasal dari bahasa Melayu.
Keprihatinan akan budaya serta seni Melayu yang kian luntur, membuat sekumpulan tokoh Melayu di Kalbar mempunyai gagasan untuk kembali mengangkat harkat dan martabat Melayu, hal ini diwujudkanya dengan peluncuran Buletin “Warkah Marwah” yang nantinya diharapkan akan menjadi referensi masyarakat untuk belajar kebudayaan, seni maupun perkembangan melayu di masa mendatang. Pimpinan Redaksi Warkah Marwah sendiri adalah wartawan senior H Iswan dengan alamat redaksi di Jl Pararel (Tol 2) no.6 Pontianak.
Peluncuran perdana Buletin Warkah Marwah ini dilangsungkan, Jumat (6/8) Malam lalu di Mall Matahari. Jl Jend Urip Sumoharjo Pontianak. Peluncuran perdana ini dihadiri beberapa tokoh seperti Ketua umum Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalbar Ir.H. Ali Asmadi, mantan wartawan senior Pontianak Post HA Halim R, Ketua Majelis Adat Budaya Tionghua (MABT) Kalbar Ir Harso Utomo Suwito, Ketua MABM Kubu Raya Drs Jipridin MSi serta beberapa tokoh melayu lainnya di Kalbar.
Dalam sambutannya, HA Halim R mengatakan, buletin ini sangatlah tepat untuk diterbitkan buat generasi muda. Ia beralasan, Melayu merupakan khazanah seni dan budaya nusantara, khususnya masyarakat Islam. Masyarakat melayu hidup dengan norma-norma bersendikan sara’ dan sara’. “Sifat menghargai, persamaan derajat, gotong royong, keadilan, kebersamaan, tenggang rasa, etos kerja serta musyarawah untuk mufakat. adalah warisan budaya melayu yang meski dipertahankan dan diwariskan kepada genarisi muda saat ini,” tutur Halim.Wartawan senior ini berharap, buletin ini mampu membawa Melayu kepada kejayaanya dahulu.
|
|
|
Written by admin
|
|
Monday, 15 March 2010 02:12 |
|
Kiber Kembali Harumkan Indonesia *Rajai Rajang River Regatta ’10
UNTUK kesekian kalinya nama Indonesia harum di pentas dunia. Di event Rajang River Regatta, 12 – 13 Maret 2009, di Sibu, Malaysia, tim dayung Kijang Berantai (Kiber) yang mewakili Kalimantan Barat, Indonesia, berhasil merajai empat katagori nomor dayung. “Alhamdulillah, berkat doa serta dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, akhirnya kita berhasil membawa pulang tropy Rajang Chalengger 2010,” ujar Abdi Nurkamil Mawardi, sekretaris Eksekutif Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS).
|
|
Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 02:34 |
|
Read more...
|
|
Tiga Undangan buat LAMS Bersampan ke Luar Negeri |
|
|
|
|
Written by admin
|
|
Wednesday, 23 December 2009 01:47 |
|
SERU: Lomba Perahu Naga yang digelar akhir Juli 2009 di Penang berlangsung seru. Sejumlah tim dayung dari berbagai negara berlaga untuk mengukir prestasi. ISTIMEWA/Abdi Nurkami
Abdi: Bentuk Apresiai Olahraga Dayung
PONTIANAK — Sehari setelah pelaksanaan Lomba Sampan Nusantara (LSN), 20 Desember, yang digelar di Muare Ulakan Sambas, Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) langsung diminta mengirim tim dayung untuk mengikuti tiga event dayung bertaraf internasional. Event berlangsung di tiga tempat yakni Putra Jaya Dragon Boat, 18 — 20 Juni 2010 di Kuala Lumpur; Sabah Dragon Boat, 19 — 20 Juni 2010, di Kinabalu; dan Penang Dragon Boat, Juli 2010.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by admin
|
|
Wednesday, 24 February 2010 00:13 |
|
LAMS Gelar Rapat Kerja
PONTIANAK---Guna lebih memantapkan kesinambungan kerja organisasi, Minggu (15/3) mendatang Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) mengelar rapat kerja. Kegiatan ini rencananya akan di laksanakan di Rumah Melayu. Adapun agenda penting yang akan di angkat antara lain pembahasan program kerja organisasi, pandangan umum LAMS, serta pengukuhan Pemuda LAMS se-Kalimantan Barat.
|
|
Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 02:46 |
|
Read more...
|
|
LAMS Internasionalkan Olahraga Tradisional |
|
|
|
|
Written by admin
|
|
Tuesday, 22 December 2009 06:44 |
|
Lomba Sampan Nusantara, 20 Desember 2009
Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) sukses menginternasionalkan olahraga tradisional, lomba sampan bidar. Kerja nyata dalam melestarikan khasanah budaya Melayu ini diwujudkan dalam pelaksanaan Lomba Sampan Nusantara (LSN) ke-II, 20 Desember 2009, di Muare Ulakan, Kabupaten Sambas. Seluruh masyarakat tumpah ruah, memadati tepian Sungai Sambas guna menyaksikan secara langsung LSN’09 ke-II.
|
|
Last Updated on Wednesday, 23 December 2009 01:59 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>
|
|
Page 1 of 9 |